Jakarta
30 Jun 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: hujan, jakarta, sore hari

Fenomena Jakarta sore hari sehabis hujan
Culinary (Part 1)
26 Jun 2011 Leave a Comment
in culinary Tags: cumi saos padang, kangkung cah udang, kuliner jakarta


Have eaten 2menus for my dinner today: “saos padang calamari” and “kangkung cah udang”, they tasted very well. I recomended you especially for sea food lover and live nearby Kelapa Gading. Here its address: Pondok Sea Food & Chinese Food, Wisma Gading Permai Apartment, Jl. Boulevard Raya KG Permai. Well recomended from me
Chocolate Lover Forever!
26 Jun 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: cadbury, chocolate

Yeaahh, got chocolate! Love love love it very much. Especially Cadbury®, I like all its chocolate products, è delizioso
My additional stuff
26 Jun 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: jakarta fair, liftcraft

Look! I have a new stuff in my bedroom, it’s so funny, right?
I’ve just bought it today at Jakarta Fair from Lightcraft™ stand. Moreover, we can add by our own creativity into it with emoticon picture, and so on. Can you see the big eyes? I like that so much, it reminded me about the big eyed cat in Shrek movie. :p
On the other hand, I become purple lover wannabe then, hho
Cheating, hmm :’?
22 Jun 2011 Leave a Comment
in random, Uncategorized Tags: Indonesia, mencontek, pemerintah, pendidikan
Bosan pastinya dengan kata ini?!
Seringkali hal ini bisa kita temukan baik itu di sekolah atau dalam hubungan pergaulan.
Namun, yang mau saya telusuri lebih dalam adalah kebiasaan mencontek pada waktu ujian. Baik itu anak SD (saya belum menemukan kasus anak TK, hho) maupun sampe anak kuliah yang notabene mereka sudah mengerti mana yang baik dan buruk, tetap saja perilaku ini menjadi sangat miris kita lihat, apalagi kalau yang kita pergoki adalah temen kita sendiri.

Permasalahan yang ingin saya angkat di sini adalah kenapa orang lebih memilih melakukan tindakan tidak jujur? Apapun alasannya, jika ditilik lebih dalam adalah karena kita sudah di mind set dari kecil bahwa
“the final result is the best looking, no matter how you will get that”
Yups, it ain’t just my view indeed, but some peope thought it as well. Saya pun menyadarinya karena sedikit banyak orang tua-orang tua hanya melihat seberapa sukses anaknya, tidak melihat bagaimana anaknya melalui berbagai proses panjang untuk mencapai cita-cita mereka. Kadang bahkan usaha mereka tidak dihargai jika hasilnya tidak seperti yang mereka harapkan.
Judgementnya adalah karena mereka kurang memberikan waktu mereka untuk melihat perkembangan si buah hati mereka. Mereka hanya berpikir untuk memberikan segala kemewahan fasilitas dan notabene si anak harus sukses juga bahkan melebihi mereka karena sudah tersaranai dengan baik. Walaupun, tentu saja tidak semua orang tua seperti itu, like I’m suppose to be later when I’m be my child mom, hho
Permasalahan juga tidak semuanya datang dari orang tua. Guru pun sedikit banyak memberikan andil dalam hal ini. Masih segar di ingatan kita kasus seorang ibu yang melapor karena guru SD menyuruh anaknya dan teman-temannya untuk menyontek dan dicontek bahkan simulasipun dilakukan, ckckck.
Walaupun seperti itu, jika kita tilik lebih lanjut, akar permasalahannya akan berujung pada sistem pendidikan kita saat ini. Apa yang salah? Sistem pendidikan Indonesia saat ini hanya menetapkan target-target yang harus dicapai oleh sekolah-sekolah: harus minimum seginilah dan blablabla,, kalo kurang yowish gak lulus. Seharusnya benahi dulu sistem pendidikan kita, sebagai contoh untuk yang paling sederhana tapi sangat susah implementasinya, yaitu pemberian HAM baik untuk pendidik atau terdidik.
Saya salut kepada seorang edukator Indonesia yang menginisiasi gerakan “Indonesia Mengajar”. Beliau membuat sebuah terobosan baru yang sangat monumental, memberikan jaminan kepada calon pendidik sehingga bahkan yang sudah bekerja bertahun-tahun di perusahaan yang membuatnya cukup mapan, mau dan ikut berkontribusi di dalamnya. Demi apa? Demi cita-cita murni memperbaiki pendidikan di Indonesia, memberikan kesempatan kepada anak-anak di pelosok desa yang mungkin saja belum terjamah teknologi manusia untuk mengenyam dan merasakan indahnya belajar.
Kesimpulan saya di akhir kata ini, kita itu umumnya sudah banyak terdoktrin untuk fokus kepada hasil, karena apa yang kita perjuangkan itu hanya sedikit akan dihargai. Padahal, jika kita kembali ke agama, Allah itu Maha Melihat, Dia tidak hanya melihat hasil tapi usaha kita. Mana ada ayat yang ngomong kalo kamu dapat ini nanti saya kasih bonus, yang ada jika manusia itu mau berusaha maka Allah akan memberikan kehidupan yang lebih layak kepadanya.
So, wake up! Don’t just look the neighbour grass is more beautiful than we have. :p
Cheers,
New Bedroom :D
18 Jun 2011 Leave a Comment



This is my new bedroom. Actually it has already finished being painted since February 2011. If you can look the wall written, it is French which means behind difficulties,there must be a chance. This words i took from the holy Quran,Surah Al-Insyirah: 1-8.
You know what I meant? Allah has promise to people who never give up in their life that He will give the better life if we attempt to change our life by ourselves.
Another Surprise (1)
14 Jun 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: movie ticket

For d’second time,i got free movie tickets,yuhuuu
Don’t need to find d’rich guy,i’m happy for every surprise he gived to me
Like my pray,i want someone who can be my another side, cheers me when i’m sad, brightenes me in my darkness and i can be like that vice versa.
Happy birthday Wid’S Mom :)
12 Jun 2011 2 Comments
in Uncategorized Tags: pt.rasa


Lunch at Rasa, Bandung
Recent Comments